Metro, 3 September 2025 – Dalam rangka mendorong transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Dinas Koperasi, UMK, UM dan Perindustrian Kota Metro menggelar kegiatan Pelatihan Digital Marketing yang ditujukan bagi pelaku UMKM lokal. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 3 hingga 4 September 2025, bertempat di LEC Kartikatama.
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, turut hadir sekaligus secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Digital Marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi UMK, UM dan Perindustrian Kota Metro.
Dalam sambutannya, M. Rafieq menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi di era digital saat ini. Ia menyampaikan bahwa kemampuan dalam pemasaran digital bukan lagi menjadi opsi tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan utama agar UMKM dapat bersaing dan berkembang seiring pesatnya perkembangan zaman.

“Di tengah kemajuan teknologi yang sangat cepat, UMKM harus mampu beradaptasi. Penguasaan digital marketing menjadi salah satu kunci agar produk lokal kita bisa menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Metro, Dr. Tr. Ir Deny Sanjaya, S.T.,M.T menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di Kota Metro. Menurutnya saat ini perilaku konsumen telah banyak berubah, dengan kecenderungan berbelanja melalui platform digital. Karena itu, UMKM dituntut untuk cepat beradaptasi agar tidak tertinggal.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku UMKM di Metro dapat memahami strategi pemasaran digital yang efektif, mulai dari pemanfaatan media sosial hingga platform e-commerce,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelatihan ini bukanlah langkah tunggal. Pemerintah Kota Metro juga telah menyiapkan program lanjutan berupa pendampingan intensif dan fasilitasi akses pemasaran digital melalui berbagai kanal online.

“Kedepanya kami akan terus memberikan dukungan berkelanjutan, termasuk pendampingan pascapelatihan dan promosi produk UMKM melalui kanal resmi pemerintah. Tujuannya agar UMKM Kota Metro bisa naik kelas dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 25 pelaku UMKM yang terdiri UMKM aktif, Perempuan Kepala Keluarga dan Keluarga Pra-Sejahtera. Para peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai strategi pemasaran digital, penggunaan media sosial untuk promosi produk, pembuatan konten kreatif, serta optimalisasi platform e-commerce.
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu Ahmad Gufron, S.Kom selaku Conten Creator Metro. Materi yang disampaikan meliputi :

• Pengantar Digital Marketing
• Algoritma
• Branding
• Teknik Pembuatan Konten (Ide Konten)
• Studi Kasus dan Praktik Langsung

Diharapkan, melalui pelatihan ini, UMKM di Kota Metro dapat lebih siap bersaing dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan omset dan memperluas jangkauan pasar.